Mojobatik Festival, Kolaborasi Desainer Batik Lokal dan Internasional - SatuJurnal.com | Portal Berita Mojokerto, Jombang, Surabaya, Jawa Timur dan Nasional

Mojobatik Festival, Kolaborasi Desainer Batik Lokal dan Internasional

Mojobatik Festival, Kolaborasi Desainer Batik Lokal dan Internasional

Mojokerto-(satujurnal.com)
Sebuah event kolosal bertajuk Mojosprekta helatan Pemkot Mojokerto yang digelar selama sepekan dijadikan moment kebangkitan dunia pariwisata di kota mungil yang memiliki pertautan sejarah dengan emperium Majapahit yang berjaya delapan abad silam ini.

Adalah Walikota Mojokerto Ika Puspitasari yang menginisiasi gawe akbar yang melibatkan ribuan orang dengan beragam talenta itu .

Kepala daerah perempuan pertama di kota yang sudah melampaui usia seabad ini mengelaborasikan  program-program kepariwisataan dengan program kemandirian ekonomi UKM melalui event-event yang direkat dalam bingkai seni budaya. Seperti halnya Mojosprekta yang terbagi dalam enam sub event. Yakni Malam Final Pemilihan Gus dan Yuk, Fashion Daur Ulang, Festval 5000 Layah, Mojobatik Festival, Kolosal Mojopahit Babagan I dan Parade 1000M Batik Mojokerto.

Di ajang Mojobatik Festival, yang digelar Sabtu (23/11/2019) malam di Alun-alun Kota Mojokerto, Disporabud setempat yang memegang kendali event besar ini menggandeng Diana Putri, desainer yang sudah go intenasional pemilik brand ‘Diana Couture’, selain juga menerunkan 260 karya desain lokal dari 60 perajin batik lokal yang ditampilkan di red carpet sepanjang 150 meter yang dibentang dari ujung selatan Alun-alun ke jalan Mojopahit untuk Parade 1000M Batik.

“Mojobatik Festival ini bagian dari upaya mengangkat roda UKM khususnya perajin batik Kota Mojokerto yang saat ini sangat menggeliat luar biasa,” ujar Walikota Ika Puspitasari sesaat sebelum membuka secara resmi festival yang dihadiri Ketua Dekranasda Jawa Timur, Arumi Bachsin dan sejumlah tamu undangan dari berbagai daerah serta artis dangdut Janita Janet tersebut. 

Dihadirkannya Diana Couture dalam event Mojobatik bertema Sisik Gringsing Tribuana Tunggadewi menurut Ning Ita, sapaan karib Ika Puspitasari, agar desainer lokal temotivasi untuk mengembangkan karyanya dengan lebih elegan sehingga debut mereka tidak hanya dinimati di level lokal, namun juga nasional bahkan intenasional, seperti halnya Diana Putri yang notabene terlahir di Kota Mojokerto. 

Pun puluhan pembatik Kota Mojokerto kian terpacu untuk berinovasi dengan karya-karya baru. 

Sementara itu, Arumi Bachsin memberi apresiasi atas upaya Pemkot Mojokerto menggelar Mojospekta.

“Event Mojospekta dengan berbagai suguhan seni dan budaya merupakan usaha Pemerintah Kota Mojokerto mengangkat kebesaran Mojopahit melalui wisata berbasis sejarah. Ini tidak lepas dari program prioritas Kota Mojokerto sebagai Kota Wisata,” kata Arumi Bachsin.

Kota Mojokerto, lanjut istri Emir Dardak, Wakil Gubernur Jawa Timur tersebut, adalah kota yang sarat dengan nilai budaya dan historis tidak saja menjadi kebanggaan warganya, namun juga Jawa Timur dan nasional.

“Warga Kota Mojokerto adalah warga yang diamanati daerah dengan karakter, budaya dan sejarah Mojopahit. Ini adalah modal besar untuk membawa Kota Mojokerto bersejajar dengan Kota Wisata lainnya di Indonesia, bahkan di dunia,” tukasnya. 

Sebelum parade fashion batik dimulai, Ning Ita dan Arumi Bachsin saling mengalungkan syal batik dilanjutkan dengan berjalan bareng diatas red carpet. (one)

Artikel terkait lainnya

Baca juga artikel ini

Copyright © SatuJurnal.com | Portal Berita Mojokerto, Jombang, Surabaya, Jawa Timur dan Nasional