Ini Alasan Walikota Mojokerto Rombak Jabatan 15 Lurah - SatuJurnal.com | Portal Berita Mojokerto, Jombang, Surabaya, Jawa Timur dan Nasional

Ini Alasan Walikota Mojokerto Rombak Jabatan 15 Lurah

Ini Alasan Walikota Mojokerto Rombak Jabatan 15 Lurah

Mojokerto-(satujurnal.com)
Walikota Mojokerto Ika Puspitasari mengemukakan alasan perombakan posisi kepala kelurahan hingga menyasar 15 dari 18 kepala kelurahan dalam mutasi 43 pejabat administrator dan pengawas yang digelar di Hutan Kota Jalan Cancer Pulorejo, Jum’at (7/2/2020). 

Menurut Walikota yang karib disapa Ning Ita tersebut, pemerintahan  di tingkat kelurahan yang mengelolah dana kelurahan tahun kedua hingga miliaran rupiah menghadapi tantangan yang tidak ringan dan mesti menyelesaikan banyak permasalahan.

"Sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 130 Tahun 2018 tentang Sarana dan Prasarana Kelurahan dan Pemberdayaan Masyarakat, dimana setiap kelurahan mendapatkan anggaran besar dari APBN dan APBD. Untuk itu, kami ingin mendorong semua kelurahan agar lebih aktif sehingga mampu melahirkan berbagai inovasi - inovasi dan kretifitas yang mendukung dengan program pemerintah. Sehingga anggaran yang didapatkan mampu diserap secara maksimal," kata Ning Ita dalam sambutan pelantikan

Selain itu, Ning Ita berharap agar besaran anggaran yang didapatkan untuk masing - masing kelurahan, dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kemaslahatan masyarakat. Sehingga, pembangunan sarana dan prasaranan infrastruktur di lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat bisa terpenuhi.

Dalam mutasi yang digelar di kawasan terbuka hijau tersebut, posisi lurah Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon yang kosong lantaran pejabatnya pensiun kini diisi Sumaryono yang sebelumnya menjabat Kasie Trantib di kelurahan yang sama. 

Kursi lurah Wates, Kecamatan Magersari ditempati Amanullah Widi PB yang sebelumnya memegang jabatan Kasie Perekonomian, Fisik dan Prasarana Kecamatan Magersari. Kursi yang ditinggalkan Amanullah Widi ditempati Setijo Prijanto yang sebelumnya menjabat lurah Wates. 

Jabatan lurah Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon yang dipegang Akhmad Ajib Mustofa kini dipegang Sudarmaji yang sebelumnya menjabat lurah Kranggan, Kecamatan Kranggan. Akhmad Ajib Mustofa mendapat posisi baru di Bappeko sebagai Kasubid Perencanaan Sosial. 
Sedangkan kursi lurah Kranggan kini ditempati Mochammad Rochan yang sebelumnya menjabat lurah Prajuritkulon. Kursi yang ditinggalkan Mochammad Rochan kini ditempati Sucipto Hariyono yang sebelumnya menjabat Kasie Perekonomian Fisik dan Prasarana Wilayah Kecamatan Prajuritkulon. 

Ery Sudewo harus melepas jabatan Lurah Sentanan Kecamatan Kranggan. Ia dimutasi di Dinas Perpustakaan dan Arsip sebagai Kasie Pembinaan. Kursi Lurah Sentanan kini ditempati Akhmat Fatoni yang sebelumnya menjabat kepala kelurahan Gunung Gedangan Kecamatan Magersari. Jabatan Lurah Gunung Gedangan kini dipegang Suharno yang sebelumnya menduduki kursi jabatan lurah Meri Kecamatan Magersari. Kursi Suharno kini diduduki Sunanto yang sebelumnya menjabat lurah Miji Kecamatan Kranggan. 

Jabatan lurah Miji kini dipegang Achmad Chalimi yang sebelumnya menjabat Kasie Trantip dan Tibum Kelurahan Purwotengah Kecamatan Kranggan. 

Edy Priyanto, lurah Purwotengah dimutasi di Disperindag sebagai Kasie Distribusi. Kursi yang dilepas Edy Priyanto ditempati M Rifai yang sebelumnya menempati kursi Lurah Jagalan Kecamatan Kranggan. Sedangkan kursi lurah Jagalan kini ditempati Eko Suyanto yang sebelumnya menjabat Lurah Magersari. 

Posisi lurah Magersari kini ditempati Supartoyo yang sebelumnya menjabat lurah Surodinawan. Posisi Supartoyo kini digantikan Riaji yang sebelumnya menjabat lurah Kauman Kecamatan Prajuritkulon. 

Jabatan lurah Kauman kini dipegang Mujiono Hari Santoso yang sebelumnya menjabat Kasie Trantib Kecamatan Kranggan. Akhmad Atim Solikin, lurah Gedongan Kecamatan Magersari dimutasi ke Bagian Umum Sekkota sebagai Kasubag Perlengkapan dan Keuangan. Kursi yang ditinggalkan Akhmad Atim kini diduduki Andika Dewantara yang sebelumnya menjabat Kasubag Perbendaharaan Gaji BPPKA. 

Selain rotasi, pergeseran dan promosi puluhan pejabat di level lurah, dalam mutasi pejabat kali ini Walikota Ning Ita juga menggeser Camat Prajuritkulon Yusuf Setiawan. Ia menempati jabatan baru sebagai Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Arsip. Kursi yang dilepas Yusuf Setiawan kini ditempati M. Hekamarta fanani yang sebelumnya menjabat Sekretaris DPPKA. 

Sementara jabatan Kabag Ortala kini dipegang Siti Salbiyah yang sebelumnya pegang jabatan Sekretaris Dinas Sosial. Pejabat lama Kabag Ortala, yakni Rina Purwanti kini dipercaya sebagai Wakil Direktur Administrasi RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo. 

Ning Ita berpesan kepada seluruh pejabat yang baru mengemban tugas untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat dengan ikhlas, berdedikasi serta loyalitas kepada bangsa, negara dan masyarakat. Terlebih, kepada para Lurah yang baru dilantik, agar mampu melahirkan berbagai inovasi dan kreativitas bersama masyarakat, sesuai dengan visi dan misi Pemerintah Kota Mojokerto.

"Kepada semua pejabat yang dilantik, agar segera menyesuaikan diri dengan tugas dan lingkungan yang baru," tandasnya. (one/hms)

Artikel terkait lainnya

Baca juga artikel ini

Copyright © SatuJurnal.com | Portal Berita Mojokerto, Jombang, Surabaya, Jawa Timur dan Nasional