Bertambah 2, Kasus Positif Virus Corona di Kota Mojokerto Jadi 3 Pasien - SatuJurnal.com | Portal Berita Mojokerto, Jombang, Surabaya, Jawa Timur dan Nasional

Bertambah 2, Kasus Positif Virus Corona di Kota Mojokerto Jadi 3 Pasien

Bertambah 2, Kasus Positif Virus Corona di Kota Mojokerto Jadi 3 Pasien

Mojokerto-(satujurnal.com)
Jumlah pasien yang terinveksi virus corona di Kota Mojokerto hingga hari ini menjadi 3 orang, bertambah  2 pasien dibanding data yang dirilis Walikota Mojokerto, 29 April 2020 lalu.

2 pasien yang dinyatakan berstatus positif corona tersebut, seorang tenaga medis dan seorang lagi merupakan anak buah kapal (ABK). 

"Penambahan jumlah status positif sebanyak 2 orang, terkonfirmasi Pasien 02 dan Pasien 03," terang juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo dalam press release yang diterima satujurnal. com, Rabu (6/5/2020). 

Menurut Gaguk, Pasien 02 yang terkonfirmasi positif covid-19 berjeniskelamin laki-laki berlatarbelakang aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di luar kota.  Pasien ini berdomisili di wilayah Kelurahan Gunung Gedangan,  Kecamatan Magersari. 

Pasien 02, kata Gaguk tergolong OTG (orang tanpa gejala) karena dari riwayat kesehatan, yang bersangkutan tidak memiliki penyakit penyerta seperti hipertensi, diabetes, liver atau TBC. 

Lebih lanjut Kepala Dinas Perhubungan Kota Mojokerto tersebut mengurai, dari diagnose awal,  yakni dua kali rapid test,  pasien 02 tersebut hasilnya non reaktif alias negatif. 

*Namun hasil swab menyebutkan pasien 02 positive covid-19," ungkapnya seraya menyebut instansi pengirim sample lendir yang diambil dari dalam hidung maupun tenggorokan pasien itu berasal dari luar kota. 

"Kondisi kesehatan yang bersangkutan baik dan sehat.  Sekarang tengah melakukan karantina mandiri," tukas Gaguk. 

Sementara soal riwayat kesehatan pasien 03, Humas Gugus Tugas Covid-19 Kota Mojokerto belum memberikan keterangan. Informasi yang didapat dari sumber lain, pasien tersebut berdomisili di wilayah Kelurahan Surodinawan Kecamatan Prajurit Kulon.
Pasien 03 berada di luar kota.  Namun lantaran yang bersangkutan ber-KTP Kota Mojokerto,  maka sesuai aturan,  masuk dalam pasien positiv covid-19 Kota Mojokerto. 

Informasi yang diperoleh satujurnal.com dari sumber lain menyebutkan Pasien 02 merupakan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto,  bernama dr Langit Kresna Janitra. 

Pasien ini juga berada di jajaran Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Mojokerto.

Ikhwal terpaparnya dr Langit, yakni saat  ia mengikuti workshop tenaga kesehatan haji Indonesia (TKHI) di asrama haji Sukolilo, Surabaya, 9 Maret sampai dengan 18 Maret 2020.  

Tatkala workshop TKHI tersebut mencuat menjadi klaster penularan COVID-19, dia memilih melakukan rapid test dan karantina mandiri selama 14 hari.

Seperti diketahui,  pasien positif covid-19 pertama di Kota Mojokerto disandang  pria berusia 32 tahun, inisial H,  warga Kelurahan Sentanan, Kecamatan Kranggan. Profesi H adalah dokter yang bertugas di salah satu rumah sakit swasta di Surabaya.  

Sementara itu, Status Covid-19 Kota Mojokerto dari laman resmi http://covid19.mojokertokota.go.id/ menyebutkan, 3 kasus baru Covid-19 yang dikonfirmasi pada hari Rabu (6/5/2020), angka harian tertinggi hingga saat ini.

Status ODR (orang dengan resiko) sebanyak 1985 kasus. Sedangkan OTG (orang tanpa gejala) sebanyak 11 kasus. ODP (orang dalam pemantauan) sebanyak 336 kasus, dengan status ODP dalam pemantauan sebanyak 125 kasus atau 37,20 persen dan ODP selesai pemantauan sebanyak 211 kasus atau 62,80 persen, dan ODP meninggal nol kasus.  Sementara PDP (pasien dalam pengawasan) sebanyak 9 kasus. PDP dalam pengawasan sebanyak 1 kasus atau 11,11 persen, sedangkan PDP selesai pengawasan sebanyak 5 kasus atau 55,56 persen. PDP meninggal sebanyak 3 kasus atau 33,33 persen. (one)



Artikel terkait lainnya

Baca juga artikel ini

Copyright © SatuJurnal.com | Portal Berita Mojokerto, Jombang, Surabaya, Jawa Timur dan Nasional