Pasien Baru Positif Corona di Kota Mojokerto Dari Klaster Sampoerna - SatuJurnal.com | Portal Berita Mojokerto, Jombang, Surabaya, Jawa Timur dan Nasional

Pasien Baru Positif Corona di Kota Mojokerto Dari Klaster Sampoerna

Pasien Baru Positif Corona di Kota Mojokerto Dari Klaster Sampoerna

Gaguk Tri Prasetyo (foto:istimewa)
Mojokerto-(satujurnal.com)
Seorang warga Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto dinyatakan positif mengidap penyakit coronavirus baru, covid-19.

Juru bicara Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo mengumumkan, Jum’at (19/5/2020) malam, bertambahnya satu kasus positif corona yang diidentifikasi Pasien 06,

Pasien berusia 58 tahun itu merupakan bagian dari kelompok kasus covid-19 yang terkait dengan Sampoerna, sebuah perusahaan rokok di Surabaya. 

"Pasien 06 ini, dinyatakan terkonfirmasi positif virus korona berdasarkan hasil pemerikasaan swab yang telah dilakukan pada tanggal 12 Mei 2020. Sebelum melakukan pemerikasaan swab, pasien ini telah lebih dulu menjalani rapid tes di perusahaanya pada tanggal 11 Mei 2020 dan ybs bukan merupakan bagian dari klaster sampoerna . Dari hasil reaktif tersebut, kemudian langsung dilakukan tes swab," jelas Gaguk, yang juga menjabat sebagai Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Mojokerto.

Tindakan yang diambil Gugus Tugas Covid-19 Kota Mojokerto, terang Gaguk lebih lanjut, yakni mengevakuasi pasien 06 menuju ruang karantina di Rusunawa Cinde untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. 
Tracing atau pelacakan kontak orang yang pernah berhubungan langsung dengan pasien 06 kurun empatbelas hari terakhir pun dilakukan petugas. 

"Pasien ini, bekerjanya di Surabaya. Dan setiap hari selalu pulang pergi," imbuh Kepala Dinas Perhubungan Kota Mojokerto tersebut. 
Secara keseluruhan, jumlah warga Kota Mojokerto yang berstastus positif covid-19 hingga Jum’at (22/5/2020) sebanyak 6 orang. 

Pasien teridentifikasi pasien 01 berstatus dokter berinisial H berusia 32 tahun yang bekerja di sebuah rumah sakit swasta Surabaya. Kasus pertama warga Kelurahan Sentanan Kecamatan Kranggan yang terinveksi corona ini dirilis Walikota Mojokerto Ika Puspitasari 29 April 2020 lalu. 

Pasien yang teridentifikasi 02 dan 03 yakni seorang dokter yang bertugas di Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto dan seorang anak buah kapal (ABK). Pasien 02 merupakan warga Kelurahan Gunung Gedangan Kecamatan Magersari.

Sedangkan pasien 04 merupakan karyawati sebuah perusahaan telekomunikasi di Kota Mojokerto. Sedangkan pasien 05 merupakan pasien yang terpapar pasien 04 diduga akibat transmisi lokal. Karena . Pasien 05 berusia 9 tahun tu merupakan anak dari pasien 05. 

Sementara itu, perkembangan kasus covid-19 di Kota Mojokerto di laman Diskominfo Kota Mojokerto menyebutkan, status ODR (orang dalam resiko) kini sebanyak 2.695 orang, ODP (orang dalam pemantauan) berjumlah 417 orang. Dan PDP (pasien dalam pengawasan) sebanyak 10 orang. Untuk jumlah PDP yang meninggal hingga saat ini berjumlah empat orang. Sedangkan kasus pasien terkonfirmasi covid-19, sebanyak 6 orang. 

"Bagi orang berstatus PDP, merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif. Karena harus menunggu hasil pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR), yang datanya hanya dikeluarkan oleh Public Health Emergency Operating Center (PHEOC) Kementerian Kesehatan RI. Untuk itu, kami meminta kepada seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus ini dg selalu mentaati protokoler kesehatan, Selalu memakai masker ketika keluar rumah, mencuci tangan sesering mungkin, terapkan pysical distancing dan terapkan pola hidup sehat, serta untuk tetap tinggal dirumah dan tidak mudik" tegas Gaguk. (one/hms)

Artikel terkait lainnya

Baca juga artikel ini

Copyright © SatuJurnal.com | Portal Berita Mojokerto, Jombang, Surabaya, Jawa Timur dan Nasional