Bertambah Satu Kasus, Positif Corona di Kota Mojokerto Jadi 20 - SatuJurnal.com | Portal Berita Mojokerto, Jombang, Surabaya, Jawa Timur dan Nasional

Bertambah Satu Kasus, Positif Corona di Kota Mojokerto Jadi 20

Bertambah Satu Kasus, Positif Corona di Kota Mojokerto Jadi 20

Mojokerto-(satujurnal.com)
Jumlah kasus positif covid-19 di Kota Mojokerto terus bertambah. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo, Sabtu (6/6/2020) mengumumkan penambahan satu kasus baru covid-19 yang dialami bocah berusia 10 tahun yang diduga tertular dengan kasus yang dikonfirmasi. 

 “Anak laki-laki berusia 10 tahun, warga Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari dengan inisial C, yang diidentifikasi sebagai pasien 20 merupakan bagian dari keluarga pasien positif corona yang diidentitifikasi pasien 09,” terang Gaguk, terkait peristiwa transmisi virus corona terhadap bocah usia SD tersebut, Sabtu (6/6/2020).  

Tentang riwayat kesehatan pasien 20, yang bersangkutan, ujar Gaguk, tidak memiliki gejala klinis hipertensi, diabetes, liver dan TBC sehingga dikategorikan OTG (orang tanpa gejala). Namun pasien yang sudah menjalani karantina sejak didapati hasil reaktif dalam rapid test kaitan penelusuran riwayat orang-orang yang belakangan berhubungan langsung dengan pasien 09 itu dinyatakan terpapar covid-19 dari hasil swab test corona yang keluar 6 Juni. 

Pelacakan dengan menggelar rapid test langsung dilakukan di lingkungan tempat tinggal pasien 20. “Hasilnya, 17 orang reaktif,” ungkap Gaguk. 

Penambahan satu kasus baru ini menjadikan jumlah kasus covid-19 di Kota Mojokerto hingga 6 Juni 2020 terakumulasi sebanyak 20 kasus. 17 orang tengah berjuang melawan coronavirus dengan menjalani isolasi di Rusunawa Cinde Prajurit Kulon , 2 orang sudah dinyatakan sembuh dan satu orang meninggal dunia. 

Eskalasi covid-19 di Kota Mojokerto akibat transmisi lokal itu pun ditindaklanjuti gugus tugas dengan melakukan deteksi dini melalui rapid test terhadap orang-orang yang melakukan kontak langsung dengan pasien maupun menggencarkan rapid test massal di area publik, sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19.

“Ini  perlu diketahui oleh masyarakat bahwa penyebaran virus sangat cepat dan mudah tanpa disadari oleh orang yang berada di lingkungan orang yg positif sehingga perlu untuk memahami betapa pentingnya taat terhadap protokol kesehatan serta mematuhi himbauan untuk senantiasa memakai masker,  sering mencuci tangan pake sabun dengan air mengalir dan senantiasa menjaga jarak serta menjaga anak-anak kita dengan meminimalisir berinteraksi dengan orang banyak, jika tidak betul-betul sangat penting,” pesan Gaguk. 

Sementara itu, 7 Juni 2020 Pusat Informasi Covid-19 Kota Mojokerto  mengumumkan, 20 orang positif covid-19, 2 sembuh, 1 meninggal dunia. PDP (pasien dalam pengawasan) terakumulasi sebanyak 12 orang, 3 PDP dalam pengawasan, 5 PDP selesai pengawasan dan 4 PDP meninggal. Sedangkan status ODP (orang dalam pemantauan) sebanyak 510 orang, terbagi 110 ODP dalam pemantauan dan 400 ODP selesai pemantauan. 53 orang dikategorikan OTG (orang tanpa gejala). Yang terdeksi sebagai ODR (orang dengan resiko) sebanyak 3466 orang. (one)

Artikel terkait lainnya

Baca juga artikel ini

Copyright © SatuJurnal.com | Portal Berita Mojokerto, Jombang, Surabaya, Jawa Timur dan Nasional