Ning Ita dan Ketum Dekopin Tinjau Vaksinasi Covid-19 Pedagang Benpas - SatuJurnal.com | Portal Berita Mojokerto, Jombang, Surabaya, Jawa Timur dan Nasional -->

Ning Ita dan Ketum Dekopin Tinjau Vaksinasi Covid-19 Pedagang Benpas


Mojokerto-(satujurnal.com)

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Sri Untari Bisowarno meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ratusan pedagang pasar Benteng Pancasila ( Benpas), di jalan Benteng Pancasila,  Kota Mojokerto, Jum'at (12/3/2021).

"Ratusan pedagang di Pasar Benpas saat ini menjalani vaksinasi Covid-19 yang kedua. Selain disini, secara bersamaan dilakukan vaksinasi di tujuh pasar tradisional lainnya," kata Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari.

Menurut Ning Ita, sapaan karib Wali Kota Ika Puspitasari, secara keseluruhan, dari delapan pasar tradisional yang ada, yang mendapat vaksinasi Sinovac tahap 2 sebanyak 3.520 pedagang. 

Ribuan pedagang tersebut tersebar di pasar Benpas, pasar Tanjung Anyar, pasar Burung Mpunala, pasar Prapanca, pasar Prajuritkulon, pasar Kranggan, pasar Kliwon dan pasar Hewan Kedundung.

Ditetapkannya pedagang pasar tradisional sebagai salah satu kelompok masyarakat yang menerima vaksinasi tahap dua, ujar Ning Ita, atas beberapa pertimbangan.

"Untuk (vaksinasi) tahap dua inikan sesuai dengan instruksi dari pusat.  Alokasinya untuk pemberi pelayanan publik. Namun, karena data yang tersedia itu belum memenuhi kuota yang diharapkan, dan agar vaksin biar segera bisa termanfaatkan, maka saya membuat kebijakan untuk para pedagang yang ada di pasar tradisional untuk divaksin," ungkap Ning Ita.

Wali Kota Perempuan pertama di Kota Mojokerto  ini juga menjelaskan, bahwa pemilihan ribuan pedagang ini, lantaran pasar merupakan sentra perekonomian masyarakat kota yang tak boleh menjadi kluster penyebaran Covid-19. Sehingga menjadi salah satu prioritas sasaran tahap dua yang harus segera divaksin, selain nakes, lingkungan Pemkot, TNI/Polri, dan guru.

"Pasar tradisional ini adalah sentra perekonomian masyarakat, di sanalah terjadi pertemuan banyak masyarakat tidak hanya warga Kota Mojokerto. tapi dari berbagai daerah sekitar untuk melakukan transaksi," jelasnya.

Ia memastikan, pekan ini vaksinasi ribuan pedagang pasar terselesaikan. Bahkan ia juga sudah bersurat kepada Gubernur Jawa Timur untuk mendistribusikan lebih awal jumlah vaksin ke Dinkes Kota Mojokerto karena stok vaksin mulai menipis.

"Untuk kuota selanjutnya saya bersurat ke Ibu Gubernur untuk bisa didistribusikan lebih awal, karena jumlah vaksin yang ada di dinkes sudah mulai menipis. Sedangkan nakes harus terus bekerja untuk melakukan vaksinasi," tandasnya.

Sementara itu, Sri Untari Bisowarno memberi apresiasi terhadap langkah dan kebijakan Wali Kota Mojokerto yang menetapkan para pedagang tradisional sebagai penerima vaksinasi tahap dua. 

"Vaksinasi yang dilakukan ke ribuan pedagang pasar tradisional di Kota Mojokerto ini merupakan lompatan pemikiran yang cukup baik dari Wali Kota Ning Ita," ujarnya.

Karena, sambung ia, pasar adalah sentra  ekonomi masyarakat. Jika pedagangnya sehat, maka mereka akan mampu bertahan dari serbuan virus. 

"Pasar ini tempat berkumpulnya banyak orang, sehingga sangat berpotensi besar menjadi tempat penularan virus. Vaksin ini bisa membentengi para pedagang agar tak memunculkan klaster baru," tandasnya.

Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur tersebut menyatakan,  dua agenda penting yang dilakukan di Kota Mojokerto. 

Pertama, sebagai anggota Komisi yang membidangi kesejahteraan rakyat (Kesra), ia memastikan distribusi vaksin di berbagai daerah di seluruh Jawa Timur, tak terkecuali Kota Mojokerto, berjalan dengan baik. 

"Kedua, sebagai Ketua Umum Dekopin, saya ingin memastikan bahwa jaringan dibawah Dekopin sudah memiliki peran sebagai partnership pemerintah di masing-masing daerah," kata ungkap politisi PDI Perjuangan tersebut. 

Ia pun menyarankan agar setiap pasar membentuk 'koperasi pasar' untuk menangkal masuknya 'bank titil' lantaran prinsip kerjanya bak rentenir. (ank)


Artikel terkait lainnya

Baca juga artikel ini

Copyright © SatuJurnal.com | Portal Berita Mojokerto, Jombang, Surabaya, Jawa Timur dan Nasional