Headlines :
Home » » Raih Adipura Kencana, Walikota : Buah Kerja Bersama

Raih Adipura Kencana, Walikota : Buah Kerja Bersama

Written By Satu Jurnal on Minggu, 24 Juli 2016 | 18.41

Mojokerto-(satujurnal.com)
Kota Mojokerto kembali merebut piala Adipura 2016 setelah dua tahun gagal mempertahankan simbol penghargaan bagi kota yang berhasil menjadi lingkungan hidup bersih dan sehat yang disematkan Kementerian Lingkungan Hidup tersebut.

Kota Mojokerto berhak atas piala Adipura Kencana, yakni anugerah yang diberikan kepada kota/ibukota kabupaten yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi melalui trade, tourism, and investment berbasis pengelolaan lingkungan hidup (attractive city).

Penghargaan Adipura Kirana tahun 2016 diserahkan Wakil Presiden yusuf Kalla dan diterima Walikota Mojokerto, Mas’ud Yunus dalam puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2016 di Kabupaten Siak, Provinsi Riau, Jumat (22/7/2016).

Penghargaan prestisius dibidang kebersihan dan lingkungan hidup untuk katergori’Kota Sedang’ ini menurut Walikota Mas’ud Yunus merupakan buah kerja keras semua pihak di Kota Mojokerto, baik SKDP, kader kebersihan, petugas kebersihan serta seluruh masyarakat. Peran aktif seluruh pihak itulah yang memberi kontribusi besar hingga Adipura bisa kembali bertengger di Kota Mojokerto.

“Penghargaan ini (Adipura Kencana) adalah milik seluruh masyarakat Kota Mojokerto. Buah kerja bersama semua pihak. Ini tidak dapat tercapai tanpa kerja keras dan dukungan masyarakat dalam memelihara lingkungan, menjaga kebersihan dan menjaga keindahan kota,” kata Walikota Mas’ud Yunus, Minggu (24/7/2016).

Wali Kota juga menyampaikan bahwa pemerintah Kota Mojokerto melalui SKPD terkait telah berupaya untuk berbenah, mempercantik dan memperindah Kota Mojokerto.

“Dan penghargaan ini merupakan apresiasi atas usaha pemkot beserta masyarakat dalam menjaga lingkungan hidup di Kota Mojokerto. Dukungan masyarakat sangat besar sehingga pemkot bisa kembali meraih Adipura,” tandasnya.

Tanpa adanya dukungan dari masyarakat dengan selalu melakukan penghijauan di lingkungannya, menjaga kebersihan, menjaga fasilitas umum, katanya lebih lanjut, bergengsi ini tak mungkin dapat diraih.

“Tentunya partisipasi masyarakat juga diharap terus ditingkatkan. Gotong royong masyarakat dalam menghijaukan dan melestarikan lingkungan harus terus diupayakan,” ujarnya.

Tak berhenti di titik Adipura saja, Pemkot Mojokerto menurut birokrat ulama tersebut akan menggalakkan program-program yang mengedepankan lingkungan hidup seperti pembehanan TPA, operasional bank sampah, sampai pengelolaan taman hijau terbuka dan pemberdayaan masyarakat bidang lingkungan hidup.

Peran masyarakat lewat aktivasi bank sampah akan terus ditambah. Karena dengan bank sampah dipercaya akan mereduksi jumlah produksi sampah di Kota Mojokerto. Dengan optimalisasi bank sampah juga dapat dibuat produksi daur ulang sampah.

 “Hal ini selain dapat mengurangi jumlah sampah di kota juga dapat untuk menambah pendapatan masyarakat. Sehingga perekonomian warga juga dapat meningkat,” urainya.

Piala Adipura Kirana Kota Mojokerto sedianya akan dikirab keliling Kota Mojokerto pada Selasa 26 Juli 2016 mulai pukul 07.30 WIB. Sedangkan Minggu 14 Agustus 2016 pukul 20.00 WIB di Jalan Gajahmada depan kantor Pemkot Mojokerto akan digelar wayang kulit dalam rangka tasyakuran atas diraihnya Adipura Kirana 2016. (one)



Share this article :

0 komentar:

Berikan komentar posistif Anda.

Mohon jangan melakukan SPAM !

 
Copyright © 2012 SatuJurnal.com - All Rights Reserved