Headlines :
Home » » Dirikan Play Group, Yayasan Mojopahit Gandeng PAUD Mutiara

Dirikan Play Group, Yayasan Mojopahit Gandeng PAUD Mutiara

Written By Satu Jurnal on Senin, 08 Agustus 2016 | 21.51

Mojokerto-(satujurnal.com)
Sebuah lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) bernama PAUD Mutiara kini berdiri ditengah-tengah lingkungan Yayasan Mojopahit, Balongcangkring Baru, Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.

Berdirinya institusi pendidikan berbasis play group ditengah aktivitas warga berlatarbelakang aneka tuna yang dibina Yayasan Mojopahit ini tak lepas dari kepedulian dan keinginan kuat mendiang Teguh Starianto, ketua yayasan.

“Pendirian PAUD di lingkungan yayasan ini untuk meneruskan harapan almarhum Teguh Starianto,” kata Drajat Stariadji, salah satu pengurus Yayasan Mojopahit saat pembukaan PAUD Mutiara Yayasan Mojopahit Mojokerto, Senin (8/8/2016).

Harapan yang ingin diwujudkan, ujar Drajat, yayasan mampu memberikan pendidikan yang memadai untuk anak-anak warga binaan.

Menurut Drajat, almarhum Teguh Starianto dalam banyak kesempatan mengungkapkan keinginannya mendirikan lembaga pendidikan di tengah lingkungan yayasan.

Ini agar anak-anak penghuni yayasan bisa lebih leluasa menikmati haknya mendapatkan pendidikan yang layak sekaligus untuk mengikis stigma anak penghuni yayasan belajar sekedar bisa baca tulis.

“Makanya sejak usia dini mereka harus diedukasi. Meski orang tua mereka merupakan warga binaan, namun kebutuhan pendidikan mereka tidak terkurangi,” katanya.

Tak hanya berhenti di level PAUD, ujar Drajat, nantinya yayasan akan melangkah untuk pendirian pendidikan formal dari tingkat SD hingga SMA/SMK.

“Semua warga binaan kami ajak untuk lebih peduli pendidikan. Karena pendidikan merupakan  modal utama agar mereka nanti bisa memperbaiki kehidupan keluarganya,” cetusnya.

Bak gayung bersambut, harapan itu akhirnya terwujud. PAUD Mutiara yang berdiri limabelas tahun silam yang dibina praktisi pendidikan, diantaranya Sumarni, PNS di lingkup Dinas Pendidikan Kota Mojokerto, Nur Aida Rahayuningsih, politisi Partai Demokrat yang lebih konsen di dunia PAUD serta beberapa pendidik lain menyatakan kesediannya mencurahkan pikiran dan tenaganya dengan mendirikan PAUD Mutiara di Yayasan Mojopahit.

“Tentu saja dengan segala keterbatasan, kami menyambut baik pengurus PAUD Mutiara yang menyatakan kesediaannya membuka PAUD di lingkungan yayasan,” ujar Drajat.

Bangunan Panti PKK yang berada di gerbang masuk yayasan akan dijadikan sarana kegiatan PAUD Mutiara. “Sambil berjalan, kita akan melangkapi prasarana yang dibutuhkan untuk operasional dan kegiatan PAUD,” imbuh Drajat.

Yang menggembirakan, kata mantan anggota Dewan tiga periode tersebut, warga binaan pun tergerak untuk mengikutsertakan anak-anak mereka yang masih balita menjadi murid PAUD cukup tinggi.

“Semula yang mendaftar ada tigapuluh anak. Tapi saat pembukaan tadi, jumlah anak yang hadir dan menyatakan mendaftar di PAUD Mutiara lebih dari itu. Ini awal yang baik. Artinya kesadaran warga binaan untuk menyekolahkan anaknya dan mengenalkan dunia pendidikan sejak dini begitu besar,” tukasnya.

Sumarni, pengelola PAUD Mutiara mengatakan, berdirinya PAUD di lingkungan yayasan ini tidak lepas dari upaya dan langkah konkrit almarhum Teguh Starianto yang kini diteruskan Drajat Stariadji.

“Gagasan Pak Teguh mendirikan PAUD sudah disampaikan jauh hari. Kami tentunya menyambut baik dan berusaha merealisasikan. Meski baru sekarang terwujud, namun semangat untuk mencerdaskan anak bangsa ini harus kita teladani,” kata Sumarni.

Ia pun menyatakan apresiasi dan kebanggaannya terhadap warga binaan yang menurutnya memiliki kesadaran tinggi untuk membesarkan buah hatinya dengan bekal pendidikan. “Ibu-ibu disini adalah ibu yang hebat. Mereka begitu antusias menyambut kehadiran PAUD dengan mendaftarkan anak-anak mereka,” ujarnya.

Dikatakan Sumarmi, anak-anak PAUD Mutiara akan belajar di setiap hari Senin, Selasa dan Rabu. Sementara fasilitas yang diberikan, yakni buku tulis, buku gambar dan kaos olahraga untuk olahraga setiap hari Rabu.

“Soal kegiatan lainnya, tentunya akan disesuaikan dengan standar pengajaran PAUD. Yang terpenting sekarang, kebersamaan ibu-ibu untuk saling asah dan asuh demi anak-anak mereka,” tutup Sumarni.

Sementara itu, rona kegembiraan terpancar dari wajah ibu-ibu warga binaan kala mengantar dan terlibat dalam kegiatan pertama PAUD Mutiara. Saat anak-anak diajak menyanyi lagu ‘Anak Sehat’, ibu-ibu ini tak kalah keras suaranya. Sembari bernyanyi dan bertepuktangan, mereka terus menatap wajah cerah anak-anak mereka. (one)


Share this article :

0 komentar:

Berikan komentar posistif Anda.

Mohon jangan melakukan SPAM !

 
Copyright © 2012 SatuJurnal.com - All Rights Reserved