Headlines :
Home » » Laskar Anti Narkoba Jombang Desak Penuntasan Eksekusi 10 Terpidana Mati

Laskar Anti Narkoba Jombang Desak Penuntasan Eksekusi 10 Terpidana Mati

Written By Satu Jurnal on Senin, 01 Agustus 2016 | 01.46

Jombang_l(satujurnal.com)
Tertundanya eksekusi mati 10 orang terpidana mati kasus narkoba menjadi perhatian khusus Laskar Anti Narkoba yang dibentuk Muslimat NU.

Saat pengukuhan Laskar Anti Narkoba di halaman Balai Desa Sentul Kecamatan Tembelang Jombang, Minggu (31/07/2016), Ketua  PC Muslimat NU Jombang, Mundjidah Wahab meminta agar kasus hukum para terpidana itu segera dituntaskan. Jika tidak segera dituntaskan, bisa muncul penilaian tebang pilih aparat penegak hukum terhadap penanganan para terpidana mati tersebut.

“Kasus hukumnya sudah selesai, maka eksekusi pun harus segera dituntaskan. Jika tertunda, akan muncul kesan tebang pilih,” kata Mundjidah.

Sementara dalam pesan dalam pengukuhan Laskar Anti Narkoba, ia mengingatkan bahwa bahaya narkoba sudah sangat mengkhawatirkan bagi generasi anak bangsa. Karenanya dia meminta kaum ibu mendampingi dan mengawasi perilaku anak dan masyarakat sekitar.
”Kita kaum Muslimat NU yang berada di desa desa harus bergerak, membentengi anak-anak kita dan masyarakat kita dari korban penyalahgunaan narkoba,” tuturnya

Mundjidah Wahab yang juga merangkap Ketua Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) mengatakan, Jombang ini satu-satunya daerah di Indonesia yang sudah menyiapkan tenaga Laskar Anti Narkoba. 

Menurutnya, pengukuhan dan deklarasi Laskar Anti Narkoba kali pertama digelar di desa Sentul, 20 kecamatan lainnya segera menyusul, sehingga jumlah Laskar Anti Narkoba Kabupaten Jombang berjumlah 1.530 anggota dari muslimat NU, berasal dari 306 desa dan kelurahan.

Laskar Anti Narkoba memiliki tugas memberi penyuluhan tentang bahayanya narkoba kepada masyarakat, mendeteksi jika ada warga yang menjadi pengedar atau pengguna narkoba serta melaporkan jika menemukan kasus narkoba. Namun sebelum melaksanakan tugasnya/ laskar akan mendapat pelatihan dari instansi terkait.

”Peredaran narkoba sudah menjadi bencana, butuh aksi dan peran semua pihak untuk memerangi. Termasuk kita kaum ibu yang lebih dekat dengan anak-anak,” tandas Mundjidah yang juga Wakil Bupati Jombang tersebut. (rg)


Share this article :

0 komentar:

Berikan komentar posistif Anda.

Mohon jangan melakukan SPAM !

 
Copyright © 2012 SatuJurnal.com - All Rights Reserved